Kamis, 11 Juli 2019

Sudah Jatuh Tertimpa Riba


Sudah Jatuh Tertimpa Riba

Memulai bisnis dengan penuh hambatan, Zaini, pemuda dari desa dengan segala ide cemerlang untuk berbisnis tidak pernah putus asa dengan semua kegagalan yang pernah ia dapatkan. Ia bisa melalui semua fase sulit dari setiap bisnis yang pernah ia lakoni. Kini ia mulai membuka usaha baru dengan modal yang tak banyak. Ia melihat bahwa modal yang tersisa hanya bisa digunakan untuk membuka usaha percetakan kecil-kecilan. Ia yakin jika bisnis ini akan mengalami perputaran uang yang cukup cepat. Dengan merekrut beberapa pegawai, bisnis percetakan mulai berjalan.

Agar usaha barunya bisa segera diketahui banyak orang, ia tak pernah lelah memasang iklan di semua tempat. Setiap dinding dan tiang listrik ia tempeli brosur percetakan. Selain itu Zaini juga memasang iklan di setiap akun media sosial yang ia miliki dan tak lupa ia juga menyampaikan kabar tersebut kepada sanak keluarga agar informasi mengenai usaha percetakannya segera tersebar dengan cepat. Melakukan promosi tanpa henti membuahkan hasil, Zaini mendapatkan beberapa pesanan yang cukup besar. Merasa kurang puas, ia tetap melakukan promosi tanpa henti dengan berbagai penawaran menarik agar masyarakat tertarik untuk menggunakan jasa cetaknya.

Usaha yang ia lakukan benar-benar berbuah manis, Zaini sudah memiliki banyak pelanggan meskipun bisnis belum lama berjalan. Keuangan sudah mulai membaik dan Zaini tidak mau membuang waktu terlalu lama untuk mengambil langkah besar untuk usaha yang ia miliki. Ia ingin masa depannya terjamin dan memilih menjadi nasabah di salah satu perusahaan asuransi konvensional. Zaini merasa bahwa mendaftar asuransi akan membuat masa depannya lebih terjamin dari hal-hal yang mungkin saja bisa membuatnya rugi.

Merasa sangat bersyukur dengan bisnis yang berjalan semakin baik, Zaini mengadakan tasyakuran lengkap dengan pengajian dan mendatangkan penceramah untuk acara tasyakuran tersebut. Hari tasyakuran sudah tiba dan ia merasa sangat senang acara bisa berjalan dengan lancar. Namun saat mendengarkan ceramah yang disampaikan, ia merasa sangat terkejut ketika membahas tentang asuransi konvensional. Penceramah mengatakan bahwa asuransi tersebut sarat dengan akad riba. Merasa tidak percaya dengan pendengarannya, ia berinisiatif untuk menanyakannya lagi kepada penceramah saat acara selesai dan ternyata ia tidak salah mendengar.

Setelah mengetahui hal tersebut, Zaini memikirkan cara lain untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik dan memutuskan untuk beralih ke asuransi syariah yang lebih aman. Selain sistemnya yang jauh dari riba, masa depannya juga akan lebih terjaga. Tak hanya itu saja, Zaini juga mempelajari berbagai fitur yang tersedia pada asuransi tesebut. Salah satu fitur yang sangat menarik hiatinya adalah Asuransi Wakaf. Untuk mengetahui berbagai informasi Asuransi Wakaf, segera kunjungi https://www.allianz.co.id/produk/asuransi-syariah/fitur-wakaf.

0 komentar:

Posting Komentar